[Indonesian] Study Abroad: Mengurus VISA Pelajar Prancis di Indonesia

Prancis merupakan salah satu negara yang memiliki banyak universitas berkualitas tinggi sehingga tak heran jika banyak mahasiswa dari berbagai penjuru dunia yang tertarik untuk belajar di negara ini. Mahasiswa berasal dari Indonesia pun sering ditemui di berbagai universitas di negara baguette ini. Saya sendiri sempat belajar di Nantes sebagai bagian dari program Erasmus Mundus DMKM.

Apabila anda sudah diterima di suatu institut pendidikan di Prancis, maka langkah selanjutnya adalah mengajukan VISA Pelajar. Ada beberapa macam VISA Pelajar yang disediakan yaitu:

  1. Visa Jangka Pendek (kurang dari 90 hari)
  2. Visa Jangka Panjang (lebih dari 90 hari)
  3. Visa Jangka Panjang “Scientifique” (penelitian)

Sebelum mengajukan VISA pelajar pastikan anda sudah tahu VISA macam apa yang anda harus ajukan. Saya akan membahas VISA Jangka Panjang.

Lyon memiliki banyak universitas bagus

Hal pertama yang anda harus lakukan apabila akan studi ke Prancis dan akan membuat VISA adalah menghubungi CampusFrance dan berkonsultasi sebelum mengurus VISA. Berkat bantuan CampusFrance, saya tidak terlalu merasa susah saat mengurus VISA Pelajar saya. Saya baca di situs mereka dinyatakan bahwa:

Tidak ada satu visa pelajar-pun yang dikeluarkan oleh Service Visa – Kedutaan Prancis apabila siswa tidak melakukan prosedur melalui CampusFrance. (Campus France)

Setelah menghubungi CampusFrance, segera lah melakukan hal-hal berikut ini:

  • Terjemahkan akte kelahiran dan ijazah anda ke dalam bahasa Prancis. Untuk berjaga-jaga, terjemahkan juga transkrip nilai anda. Selalu gunakan penerjemah yang terpercaya (penerjemah bersumpah) yang disarankan oleh CampusFrance.
  • Pastikan anda sudah memiliki surat penerimaan (letter of acceptance) dari institut pendidikan di Prancis.
  • Pastikan anda sudah memiliki tempat tinggal yang pasti, sekurang-kurang pada 3 bulan pertama. Anda harus memiliki bukti akomodasi ini (Attestation d’hébergement).
  • Sudah memiliki asuransi perjalanan minimum untuk jangka waktu 3 bulan.
  • Sudah memiliki surat bukti pendanaan selama belajar di Prancis.
  • Sudah membeli tiket pesawat ke Prancis.

Yang saya sebutkan di atas adalah dokumen-dokumen yang mungkin butuh agak lama pengurusannya dan sudah pasti digunakan sehingga sebaiknya dilakukan secepatnya.

CampusFrance akan melakukan interview dengan tujuan melakukan evaluasi akademik sebelum permohonan VISA diajukan. Menurut saya interview-nya sendiri tidak menakutkan, hanya ditanya tentang kuliah yang akan saya ambil di Prancis.

Nantes termasuk salah satu kota pelajar yang populer

Bagi mahasiswa yang mendapatkan beasiswa, tidak akan dikenakan biaya pembuatan VISA. Normalnya, pembuatan VISA Pelajar ini dikenakan biaya €50.

Apabila semua dokumen-dokumennya sudah lengkap, tidak ada salahnya kita melakukan cek ulang sebelum dokumen dikirim ke Kedutaan Prancis. Biaya serta tenaga yang dikeluarkan untuk mengajukan VISA kan tidak sedikit, jadi sebaiknya berhati-hati dan memastikan semua persyaratan sudah dipenuhi. Pastikan bahwa formulir permohonan VISA anda sudah lengkap dan datanya sesuai. 

Salah satu hal yang sering menjadi masalah ada pas foto. Pas foto memang sering banget jadi masalah karena jika tidak sesuai permohonan VISA kita bisa ditolak begitu saja. Yang saya lakukan adalah mencari tempat foto yang memang sudah biasa melakukan foto VISA, sekaligus memberi ketentuan yang dikeluarkan dari CampusFrance/Kedutaan Prancis.

Pengalaman saya ketika membuat VISA, salah satu staf CampusFrance membantu saya cek ulang dokumen-dokumen saya. Lalu mereka juga yang mengirimkan pengajuan saya ke Kedutaan Prancis sehingga saya tidak perlu repot-repot ke sana. Setelah selesai pun saya dikabari oleh pihak CampusFrance untuk mengambil paspor saya yang sudah diberi VISA Pelajar.

Ketika VISA sudah di tangan dan sudah siap untuk berangkat, jangan lupa setibanya di Prancis anda harus mengurus dokumen OFII (Office Français de l’Immigration et de l’Intégration). Dokumen ini harus anda isi sesuai dengan aturan yang tertera saat mengajukan VISA. Ketika sampai di Prancis dokumen ini harus dikirim ke kantor OFII di area setempat. Setelah itu kantor ini akan mengundang anda untuk validasi serta cek kesehatan. Setelah urusan ini selesai, baru lah kita bisa dinyatakan “sah” menjadi Pelajar Prancis 😀

Bayangkan berjalan melewati Seine sebelum kuliah

Oh ya, sebelum melakukan validasi di OFII, ada baiknya kita tidak travelling antar negara Schengen, kecuali transit pesawat. Saat itu saya melakukan transit di Amsterdam sebelum ke Prancis dan tidak ada masalah di imigrasi setelah petugasnya melihat surat penerimaan dari institut Prancis.

Cek juga tulisan rekan saya Noni dari Nyonya Sepatu dan Febby dari Jalan2Liburan tentang pembuatan VISA:

Memang pengurusan VISA Pelajar ini banyak sekali dokumen yang harus disiapkan namun dengan adanya CampusFrance benar-benar membantu para pelajar Indonesia (dan negara lain) sehingga tidak terlalu bingung.

Apakah anda sudah siap belajar di Prancis?


#CeritaJalanAsik is a weekly travel theme where we share our travel stories based on a certain theme by Jalan2Liburan, Nyonya Sepatu and Dream Explore Wander. Check out our posts every Wednesday!

This week’s theme: VISA

4 Comment

  1. gw lupa mulu mau kasih liat lu video dari band yang nyanyi lagu judulnya ‘Nantes’ , tadi di jalan pas keputer di iTunes 🙂

    1. Udah pernah gw googling saking penasarannya hahaha, sukak tunesnya deh 🙂

  2. Hallo mbak Aggy, terima kasih banget info tentang mengurus visa pelajar Prancis di Indonesia, berguna sekali untuk dijadikan pedoman suatu saat bila diperlukan nanti. Sekalian kalau pas lagi di Bali, boleh mampir ke pondok adi ya mbak 🙂

    1. Semoga infonya bisa membantu, terima kasih atas undangan mampirnya 🙂

Leave a Reply