Musim Panas 2001

Saat itu musim panas 2001, umur saya 13 tahun dan saya ingat musim panas itu penuh dengan memori-memori menyenangkan.

Kalau saya tidak salah itu adalah musim panas terakhir kami di Inggris, sebelum kembali ke Indonesia. Orang tua saya memutuskan untuk mengunjungi beberapa teman mereka yang tinggal di Jerman dan Belanda. Akan ada tiga pemberhentian utama.

Wah tentunya ya saya senang sekali! Pasti akan ada banyak perjalanan dengan kereta api dan saya senang sekali naik kereta api!

Jalan-jalan di Jerman!

Pertama-tama kami ke sebuah kota bernama Nordhorn di Jerman. Terus terang saya tidak terlalu banyak dengan kota ini kecuali opa oma yang kami kunjungi. Mereka adalah kenalan papa saya ketika di Salatiga dan kami mengunjungi mereka karena mereka mengundang kami untuk datang ke rumahnya.

Menemani oma ke pasar beli bahan masakan

Saya ingat rumahnya besar dan saya dan adik tidur di ruangan besar yang letaknya di basement. Saat kami tiba sudah ada dua coklat yang diletakkan di masing-masing bantal dan sebuah kartu selamat datang. Ah manis sekali!

Kami dijamu dengan macam-macam makanan sehari-hari mereka. Yang artinya kami diberi roti, roti dan roti. Saya sebenarnya tidak apa-apa, namun mama tidak kuat hanya dengan roti haha! Saat berkunjung ke Münster akhirnya kami mencari nasi namun tidak berhasil dan mama harus puas dengan sosis dan kentang yang kami temukan di pusat kota. Nyam! Untuk saya sih enak sekali!

Oh ya saya ingat si oma bikinin kue di bawah ini untuk tea time, dan enakkkkk sekali rasanya.

Kuenya lezaaaat!

Setelah dari sini, kami berlanjut ke Zwolle, Belanda. Di sini kami bertemu dengan teman mama papa. Mereka sekeluarga pernah tinggal di Yogyakarta lama sekali hingga anak-anak mereka (yang seumuran dengan saya dan adik) pun lancar berbahasa Indonesia, bahkan bisa bahasa Jawa dengan baik! Saat ke rumah mereka, hidangan yang sudah mereka siapkan adalah gado-gado! Mama dan papa senang sekali ketemu makanan Indonesia 😀

Di Zwolle kami diajak sepedaan. Keluarga mereka empat orang dan kami pun sama, sehingga saya kira harus sewa sepeda, wah pasti mahal nih! Namun dengan santainya mereka berkata bahwa di garasi, mereka memiliki delapan sepeda! Saya yang dengar langsung kaget. Kata mereka, biasa orang Belanda punya banyak sepeda hihi.

Walaupun sepeda saya terlalu besar, tak apa-apa lah masih bisa saya pakai dengan nyaman. Kami berdelapan bersepedaan, saya sih sudah lupa lihat apa saja, tapi saya ingat seru sekali.

Keluarga kami juga diajak ke Kampen karena mereka tahu papa ingin melihat kampus Teologi yang ada di sana. Selain itu mereka juga mengajak kami ke sebuah adventure park bernama Hellendoorn, saya ingat naik roller coaster banyak sekali dan asyik banget!

Hellendoorn

Setelah dari Zwolle, perjalanan kami lanjutkan ke tempat “oma” favorit kami di Belanda, yaitu di Gouda. Oma ini sudah lama kami kenal di Salatiga namun dia pindah ke Belanda semenjak menikah dengan suaminya. Sudah dua kali kami ke tempatnya dan dia selalu senang kedatangan teman-teman lamanya. Saat datang dia sudah siap dengan berbagai macam kroket, risoles, lumpia, lodeh, oseng-oseng tempe…kami sampai kekenyangan!

Saat itu pas sekali dengan adanya festival keju di pusat kota Gouda. Saya melihat keju besar-besar sekali ditumpuk-tumpuk di lantai. Saya berpikir, besar sekali sih memangnya orang sini makan keju bisa sebanyak itu ya?! Wah pokoknya saya sampai terheran-heran.

Kejunya besar sekali!

Di Gouda ini juga saya dihentikan oleh seseorang yang menanyakan toilet dengan bahasa Jawa kasar. Saya pikir dia orang dari Jawa. Ketika saya balas dengan bahasa Indonesia dia tidak paham, lalu papa menjelaskan denga bahasa Jawa nah baru mereka paham. Setelah itu saya baru tahu kalau mereka orang Suriname!

Musim panas 2001 itu masih sangat terkenang di benak saya. Mungkin saya tidak terlalu ingat dengan detail, namun saya masih ingat kesan dan heran yang saya rasakan sepanjang perjalanan itu. Rasanya senang bisa pergi sekeluarga dan mengunjungi teman-teman yang kami kenal.

Kalau kamu masih ingat tidak jalan-jalan saat masih kecil?


#CeritaJalanAsik is a weekly travel theme where we share our travel stories based on a certain theme by Jalan2Liburan, Nyonya Sepatu and Dream Explore Wander. Check out our posts every Wednesday!

This week’s theme: Favourite Travel Memory as a Child

4 Comment

  1. Kok masih inget sih! 13 tahun itu 1 SMP kan yaaa. Yang kau inget jaman 1 SMP cuma kena marah mama krn pacaran diem2. Huft. And life was not exciting back then.
    Eh btw itu beneran keju yang di lantai banyak banget? Gede banget, tak kirain lagi ngejemur bantal or smth! Hahaha.

    1. Hahahaha pacaran diem2 yang diinget 😀 Iyaaa itu keju dijualin gitu. Kebayang kan pertama kali lihat itu gw syok. Heran setengah mati hahahaha.

  2. Inget waktu umur 13 tahun jalan-jalan ke Bali, belajar main boogie board di Kuta terus ga mau pulang 😀

    1. Hihihi lucu banget sih! Kalau keinget masa-masa kecil tuh suka banget ketawa-ketiwi sendiri yah 😀

Leave a Reply